HMPS ES Kenalkan UIN Salatiga Lewat Sharia Action School
SALATIGA — HMPS Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga bersama Ambassador Kampus UIN Salatiga menggelar kegiatan Sharia Action School pada 6 Mei 2026 di MAN 1 Semarang. Kegiatan ini mengusung tema "Masa Depan Cerah Dimulai dari Pilihan Pendidikan yang Tepat" sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda dalam menentukan arah pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Lewat kegiatan ini, siswa-siswi MAN 1 Semarang diajak mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, khususnya Program Studi Ekonomi Syariah UIN Salatiga.
Kegiatan dibuka dengan sesi pengenalan kampus yang
disampaikan oleh Ambassador UIN Salatiga, Wafa Yazid Al Busthomi dan Queen
Sarah Ahista. Keduanya menyampaikan bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan
tinggi bukan sekadar pilihan, melainkan langkah penting yang menentukan
kualitas hidup seseorang di masa mendatang. Kuliah membuka peluang kerja yang
lebih luas, melatih cara berpikir, dan mempertemukan seseorang dengan jaringan
yang kelak berguna di dunia kerja.
Dalam sesi yang sama, Ambassador UIN Salatiga
memperkenalkan profil kampus secara menyeluruh. UIN Salatiga kini menempati
tiga lokasi kampus dengan tujuh fakultas, 28 program studi S1, lima program
studi S2, dan satu program studi S3. Bagi siswa yang berminat, pendaftaran
dapat dilakukan melalui jalur SNBP, SNBT, SPAN-UM PTKIN, maupun jalur Mandiri.
Soal biaya, UIN Salatiga menerapkan sistem UKT terjangkau, dilengkapi berbagai beasiswa seperti KIP, LPDP, Baznas,
GENBI, beasiswa pemerintah daerah, serta beasiswa prestasi dan tahfidz dari
kampus. Fasilitas kampus pun cukup lengkap, mulai dari ruang kelas multimedia,
perpustakaan, laboratorium, sport center, asrama, program praktik mengajar di
luar negeri, hingga puluhan UKM yang aktif.
Sesi kedua dibawakan langsung oleh Ketua HMPS Ekonomi
Syariah, Anisa Dwi Saputri, dan Wakil Ketua, M. Ilya Nurul Latif. Keduanya
menjelaskan bahwa Program Studi Ekonomi Syariah mempelajari sistem ekonomi yang
berdasarkan pada Al-Qur'an dan Hadis, meliputi kegiatan produksi, distribusi,
dan konsumsi yang dijalankan secara adil dan transparan, jauh dari praktik
riba, gharar, maupun maysir. Prodi ini bervisi mencetak analis, perencana
pembangunan ekonomi, dan peneliti berbasis moderasi Islam yang siap bersaing di
tingkat global pada tahun 2045.
Mahasiswa Ekonomi Syariah dapat mendalami salah satu
dari tiga konsentrasi yang tersedia, yakni Industri Halal, Ekonomi Syariah
Publik, dan Zakat. Konsentrasi Industri Halal berfokus pada bisnis syariah dan
sertifikasi halal, Ekonomi Syariah Publik mengkaji kebijakan ekonomi negara
berbasis Islam, sementara Zakat berkaitan dengan pengelolaan dana sosial
seperti zakat, infak, dan wakaf. Lulusan prodi ini tidak hanya dibekali
kemampuan ekonomi, tetapi juga integritas dan etika, sehingga siap berkiprah di
perbankan syariah, lembaga keuangan, pemerintahan, dunia bisnis, hingga sektor
pendidikan.
Selain pemaparan materi, siswa-siswi MAN 1 Semarang juga mendapat gambaran kehidupan mahasiswa Ekonomi Syariah yang tidak semata hanya soal buku dan ruang kelas. Mahasiswa prodi ini aktif dalam praktikum, magang, seminar, organisasi, kegiatan sosial, hingga program kewirausahaan yang melatih mereka untuk mandiri. Sharia Action School ditutup dengan pesan sederhana namun bermakna, bahwa memilih jurusan yang tepat bukan hanya soal prospek karier, tetapi juga soal keberkahan yang mengikuti setiap langkah perjalanan hidup

0 comments:
Posting Komentar