Outbound, Workshop Kepemimpinan Tingkat Fakultas Serta Rapat Kerja ORMAWA FEBI
SALATIGA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga
menggelar kegiatan Generasi FEBI Bermartabat dengan tema Deklarasi Anti Kenakalan Remaja:
“Meneguhkan Komitmen Mahasiswa FEBI dalam Menolak Pinjol, Judol, Bullying, Pergaulan Bebas,
Narkoba, serta Berbagai Bentuk Penyimpangan Moral demi Terwujudnya Mahasiswa FEBI yang
Unggul dan Bermartabat”. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa dan Rabu, 10–11 Februari 2026. Kegiatan
outbound bertempat di kediaman Dekan FEBI yang terletak di Banyubiru, tepatnya Pondok Pesantren Birul Ummah, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sedangkan workshop dilaksanakan di Griya Persada Convention Hotel &
Resort, Bandungan.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan SEMA, DEMA, Serta Seluruh HMPS Di Lingkungan FEBI, Meliputi
HMPS Perbankan Syariah, HMPS Ekonomi Syariah, HMPS Akuntansi Syariah, HMPS Manajemen Bisnis
Syariah, dan HMPS Bisnis Digital. Kegiatan outbound bertujuan melatih aspek mental dan fisik serta
mempererat rasa kebersamaan, sedangkan workshop difokuskan pada penguatan kapasitas
kepemimpinan dan tata kelola organisasi.
Kegiatan turut dihadiri oleh Dr. Faqih Nabhan, S.E.,M.M. selaku Wakil Dekan III Bidang
Kemahasiswaan, alumni dan Kerjasama sekaligus pemateri Kebijakan Pengembangan Kemahasiswaan; Dr.
Saifudin Zuhri, M.Si. selaku Pembina Kemahasiswaan sekaligus pemateri Leadership; Aipda Lilik
Eriawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyubiru; serta Sertu Arif Kurniawan selaku Babinsa Desa
Banyubiru.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III, Dr. Faqih Nabhan, S.E., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan
Generasi FEBI Bermartabat merupakan program perdana pada periode kepengurusan saat ini dan
menjadi kegiatan khas FEBI. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun karakter
mahasiswa yang kuat dan bertanggung jawab.
Di sesi keamanan dan ketertiban, Bhabinkamtibmas Desa Banyubiru, Aipda Lilik Eriawan,
mengingatkan bahaya media sosial seperti judi online, perundungan, dan konten negatif. Mahasiswa
dilarang mengunggah konten tidak pantas karena bisa dikenai UU ITE. Penting untuk bijak bermedia
sosial, jangan menipu secara online atau menyebarkan berita palsu. Selain itu, dibahas ketertiban
berkendara mengenai kelengkapan surat dan perlengkapan kendaraan. Mahasiswa diharap dapat
mensosialisasikan pentingnya keamanan dan ketertiban.
Pada materi kepemimpinan, Babinsa Desa Banyubiru, Sertu Arif Kurniawan, menyampaikan
kepemimpinan harus didasari kedisiplinan dalam pergaulan dan pelaksanaan tugas. Kegiatan ini menjadi
sarana pembentukan karakter melalui edukasi, teladan, dan tanggung jawab. Beliau berpesan "Hargai
perjuangan dan cita-citamu karena itu harapan orang tua. Sudah masuk kampus impian, timbalah ilmu
dengan amanah sampai raih cita-cita".
Dalam sesi workshop bertema "Membangun Leadership Pengurus Organisasi Kemahasiswaan FEBI
UIN Salatiga yang Tangguh dan Solutif melalui Inbound dan Outbound", Pembina Kemahasiswaan, Dr.
Saifudin Zuhri, M.Si., menekankan bahwa pemimpin harus mampu menjadi agen perubahan. Pemimpin
dituntut selangkah lebih maju secara intelektual, emosional, dan spiritual serta mampu menghadirkan
kepemimpinan yang inspiratif dan membangun visi bersama.
Materi Tata Kelola dan Administrasi disampaikan oleh Umi Sahil, S.E., M.M. dan Muqtafin, A.Md.,
sedangkan materi Project Management disampaikan oleh Hamdan Yuafi, S.E., M.Ε.
Pada sesi Project Management, Hamdan Yuafi S.E., M.Ε. menjelaskan bahwa keberhasilan kegiatan
tidak hanya ditentukan oleh aturan, tetapi oleh kemampuan mengelola tim, waktu, komunikasi,
kepemimpinan, serta menjunjung nilai tanggung jawab, saling menghargai, keadilan, dan kejujuran.
Prinsip manajemen proyek juga menekankan fokus pada manfaat hasil kegiatan, kerja tim yang solid,
kepemimpinan adaptif, pengelolaan risiko, serta menjaga kualitas sejak awal perencanaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa FEBI yang tidak hanya unggul secara akademik,
tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Deklarasi anti kenakalan remaja menjadi simbol
komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bermartabat.
Mahasiswa FEBI diharapkan tumbuh sebagai insan akademis yang berintegritas, berdaya saing, dan
mampu menjadi teladan di masyarakat.