UPGRADING HMPS EKONOMI SYARIAH 2026

 

UPGRADING HMPS Ekonomi Syariah 2026

 




SALATIGA - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar kegiatan Upgrading HMPS Ekonomi Syariah 2026 dengan tema “Menguatkan Integritas dan Mengakselerasi Inovasi Berlandaskan Nilai Ekonomi Syariah dalam Menguatkan Arah Gerak Organisasi”. Kegiatan dilaksanakan di Aula FEBI, Gedung KH. Zubair Umar Al Jailani kampus 3 UIN Salatiga, Kamis (19/02/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus HMPS Ekonomi Syariah 2026, perwakilan Demisioner HMPS Ekonomi Syariah Periode 2025, serta Bapak Bayu Nur Hadi, M.Si. selaku Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah. Kegiatan Upgrading ini bertujuan agar pengurus HMPS Ekonomi Syariah mampu bergerak dengan integritas dan inovasi yang berlandaskan nilai-nilai Ekonomi Syariah demi menguatkan arah gerak organisasi.


Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah, Bapak Bayu Nur Hadi, M.Si. menyampaikan bahwa dalam menghadapi akreditasi, Program Studi Ekonomi Syariah harus berpegang teguh pada tiga pilar utama, yaitu integritas, syariah, dan profesionalisme. Beliau menekankan bahwa syariah bukan sekadar slogan, melainkan harus dihidupkan dalam organisasi melalui nilai shidiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Beliau mengingatkan bahwa profesionalisme tanpa integritas dapat berbahaya, integritas tanpa profesionalisme akan lemah, dan keduanya tanpa nilai syariah akan kehilangan arah dan tujuan. Beliau berpesan, "Jadilah aktivis yang tidak hanya sibuk, tetapi juga berakal dan beradab."


Yoni Heri Kurniawan selaku Demisioner Ketua Umum HMPS Ekonomi Syariah 2025 menyampaikan bahwa organisasi itu seperti keluarga, semua pengurus berproses dan bertanggung jawab bersama, bukan dibebankan pada satu orang saja. Beliau juga mendorong seluruh pengurus untuk menjadi pionir yang membangkitkan semangat di lingkungan kelas masing-masing. Beliau menegaskan bahwa  seluruh pengurus harus menjaga akreditasi Unggul yang telah diraih sejak 2022 serta berkomitmen mempertahankannya menjelang akreditasi ulang pada 2027.

0 comments:

Posting Komentar